Adakah Isteri Yang Tidak Cerewet ?
renungan untuk suami-suami
Sulit menemukannya
Dan berbahagialah jika kita sebagai lelaki mempunyai isteri yang mampu “bercerewet”, mengomel
dan banyak omong.
Bahkan Khalifah Umar bin Khattab pun mempunyai isteri yang cerewet, yang melebihi cerewetnya
isteri-isteri sahabat yang lain dan Sang Khalifahpun ketika isterinya sedang bercerewet, maka
beliaupun hanya bisa berdiam diri, tak satupun kata-kata keluar dari mulut beliau dan hanya
mendengarkan isterinya yang sedang gundah.
Dan Sang Khalifahpun tak pernah mengeluh.
Mengapa seorang Khalifah Umar bin Khattab yang sangat disegani oleh lawan maupun kawan, hanya
bisa berdiam diri ketika isterinya bercerewet ?
Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun ?
Karena Umar bin Khattab akan selalu ingat akan 5 (lima) hal tentang peran isteri terhadap
kelangsungannya sebagai seorang lelaki, yakni :
Jadikan segala sesuatu untuk ibadah...menebar benih di dunia untuk menuai panen di dunia dan ukhrowi... Mencari ridlo ilahi (Allah SWT).........
Jumat, 23 Desember 2011
Rabu, 21 Desember 2011
PENGAWASAN YAYASAN
(Secara Teoritis Dan Aplikasinya)[1]
A. PENDAHULUAN
Pendirian suatu Yayasan di Indonesia, sebelum adanya Undang-undang Yayasan hanyalah berdasarkan kebiasaan dalam masyarakat dan yurisprudensi Mahkamah Agung. Oleh karenanya di negara kita Yayasan berkembang di masyarakat tanpa ada aturan yang jelas. Akibatnya sudah bisa ditebak, banyak Yayasan yang disalahgunakan dan menyimpang dari tujuan semula yaitu sebagai lembaga yang nirlaba dan bertujuan sosial, keagamaan dan kemanusiaan. Sedangkan status hukumnya sebagai badan hukum masih sering dipertanyakan oleh banyak pihak, karena keberadaan Yayasan sebagai subyek hukum belum mempunyai kekuatan hukum yang tegas dan kuat.
Rabu, 25 Mei 2011
dimensi politik hukum
DIMENSI POLITIK HUKUM
DALAM MENSYAR’IKAN UNDANG-UNDANG DI INDONESIA[1]
A. PENDAHULUAN
Dimensi ilmu hukum hakikatnya amat luas. Diibaratkan sebuah ‘pohon”, hukum adalah sebuah pohon besar dan rindang yang terdiri akar, daun, ranting, dahan, batang dan buah. Karena begitu lebatnya hukum tersebut dapat dikaji perspektif asasnya, sumbernya, pembedaaannnya, penggolongannya, dan lain sebagainya. Apabila dikaji dari perspektif penggolongannya hukum yang diklasifikasian berdasarkan sumbernya, bentuknya, isinya, tempat berlakunya, masa berlakunya, cara mempertahankannya, sifatnya dan berdasarkan wujudnya.
Menggapai Cita & Cinta
Assalamu A'laikum Wr. Wb.
pada hari Kamis, tanggal 26 Mei 2011 saya buka blog dengan sebuah nama menggapai Cita dan Cinta....
Cita dan Cinta adalah 2 buah kata yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia........
Cita...mencapai tujuan mardhotillah dan bermanfaat bagi semuanya..
Cinta.... ingin selalu mencintai kepada siapapun (khususs isteri cukup satu saja) dan ingin dicintai (dalam makna umum)
Cita dan Cinta adalah sebuah harapan bagi seluruh mahluk Hidup di Muka bumi
jutaan lagu bertemakan cinta..
jataan artikel bertemakan sebuah cita..........
Akhirnya semua kembali ke Yang telah menciptkan kita semua Allah SWT.
Wasalamu alaikum Wr. Wb
pada hari Kamis, tanggal 26 Mei 2011 saya buka blog dengan sebuah nama menggapai Cita dan Cinta....
Cita dan Cinta adalah 2 buah kata yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia........
Cita...mencapai tujuan mardhotillah dan bermanfaat bagi semuanya..
Cinta.... ingin selalu mencintai kepada siapapun (khususs isteri cukup satu saja) dan ingin dicintai (dalam makna umum)
Cita dan Cinta adalah sebuah harapan bagi seluruh mahluk Hidup di Muka bumi
jutaan lagu bertemakan cinta..
jataan artikel bertemakan sebuah cita..........
Akhirnya semua kembali ke Yang telah menciptkan kita semua Allah SWT.
Wasalamu alaikum Wr. Wb
Langganan:
Postingan (Atom)